[WOW] Facebook Terancam Didenda Rp 3 Miliar per Hari




Facebook tengah menghadapi denda harian yang nilainya fantastis setelah pengadilan Belgia, Senin (9/11/2015), memutuskan bahwa Facebook harus berhenti menyimpan data dari orang-orang yang tidak memiliki akun Facebook.



Situs jejaring sosial tersebut akan didenda US$ 269 ribu atau sekitar Rp 3,6 miliar per hari, jika tidak mematuhi putusan itu dalam waktu 48 jam, kata pengadilan dalam sebuah pernyataan e-mail, yang dikutip dari USA Today, Rabu (11/11/2015).

Sebuah kelompok pengawas privasi telah menggugat Facebook karena tidak sesuai dengan undang-undang privasi setempat, yang mengarah ke keputusan pengadilan.

Pengadilan secara khusus mengarah pada teknologi 'cookie' yang memungkinkan Facebook untuk 'tinggal' pada perangkat internet milik seseorang sampai dua tahun setelah ia mengunjungi halaman Facebook. Teknologi ini tetap berfungsi terlepas apakah si pemilik perangkat mempunyai akun Facebook atau tidak.

Willem Debeuckelaere, presiden komisi Belgia, pada bulan Mei lalu menyebut praktik yang dilakukan Facebook sebagai tindakan yang tidak "tidak sopan" terhadap konsumen.

Terkait keputusan tersebut, dalam sebuah pernyataan, jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg ini akan mengajukan banding. Facebook telah bersikeras bahwa pihaknya hanya tunduk pada hukum privasi seperti di Irlandia, di mana markas Eropa berada.

Putusan pengadilan itu merupakan pertempuran terbaru antara regulator setempat dan Facebook, yang memiliki lebih dari 1,5 miliar anggota di seluruh dunia.

"Ini mengikuti tren dari pengadilan di Eropa," kata Alexander Whalen, manajer kebijakan ekonomi digital di DigitalEurope, sebuah organisasi yang berbasis di Brussels yang mewakili lebih dari 50 perusahaan teknologi. 

Pengawas privasi yang mewakili 28 negara Uni Eropa pun mengarah pada kemungkinan pelanggaran hukum Uni Eropa setelah Facebook mengubah kebijakannya untuk data pribadi dan foto tahun lalu. Regulator di Belanda juga telah menyuarakan keberatan.

Berkaca dari kasus ini dan kasus-kasus sebelumnya, Facebook dan perusahaan teknologi besar AS lainnya makin menemukan diri mereka berada di bawah pengawasan dari regulator Eropa mengenai isu-isu terkait privasi. 

(why/dew)




sumber | republished by Halo Unik !




ARTIKEL TERKAIT

heyunik.blogspot.com - yang unik, emang asyik ! :)

Daftar Artikel Terbaru
Flag Counter
Home | Mobile | Facebook | Twitter | Tumblr | Pinterest