Cari Artikel

Loading...

Serem, Menonton Televisi Lebih dari Empat Jam Berisiko Kematian




Tidak sedikit yang memilih televisi sebegai sarana hiburan saat libur di rumah. Namun ternyata menurut studi terlalu sering menonton televisi menjadi salah satu penyebab kematian.



Studi di Amerika serikat yang dikutip American Journal of Preventive Medicine, Jumat 20 November 2015 menuliskan, 80 persen orang dewasa di Amerika Serikat menonton TV selama sekitar tiga setengah jam per hari, atau lebih dari setengah dari waktu luang mereka.

"Kita tahu bahwa menonton televisi adalah perilaku paling umum dalam menghabiskan waktu luang. Kami memakai itu sebagai indikator aktivitas fisik secara keseluruhan," kata penulis studi Sarah Keadle, dari US National Cancer Institute.

Para ilmuwan meneliti lebih dari 221.000 orang berusia 50 hingga 71 tahun, yang tidak memiliki penyakit akut selama hampir 15 tahun. Para relawan itu pun dimonitor hingga meninggal dunia.

Diketahui semakin lama seseorang menonton TV setiap harinya maka semakin besar risiko kematian. Hal ini bisa dikarenakan penyakit jantung, kanker, diabetes, pneumonia, penyakit liver dan penyakit parkinson.

Risiko kematian akan meningkat 47 persen saat seseorang menonton televisi lebih dari tujuh jam perhari. Sementara untuk yang menonton tiga hingga empat jam maka risiko kematiannya sebesar 15 persen.

Dalam studi ini peneliti juga memperhitungkan faktor-faktor lain seperti merokok, minum alkohol, asupan kalori berlebih dan masalah kesehatan lainnya.

"Meskipun olahraga tidak sepenuhnya menghilangkan risiko yang terkait dengan menonton televisi berkepanjangan. Bagi mereka yang ingin mengurangi waktu menonton televisi dianjurkan untuk menjalani program olahraga teratur sebagai aktivitas pengganti," kata Keadle. (Ism) 




sumber | republished by Halo Unik !




ARTIKEL TERKAIT

heyunik.blogspot.com - yang unik, emang asyik ! :)

Daftar Artikel Terbaru
Flag Counter
Home | Mobile | Facebook | Twitter | Tumblr | Pinterest