Cari Artikel

Loading...

Pemulung Utamakan Pendidikan Anaknya





Mana nih anak-anak yang jarang mau sekolah? Pasti kalian males-malesan kan sekolahnya, males blajar, bahkan sampe pada bolos skolah. Kalian belum tau sih ada cerita Pak Namono yang setengah mati cari uang untuk menyekolahkan anaknya walaupun pendapatannya super kecil. Gimana ya caranya?

Pak Namono adalah seorang WNI yang bekerja sebagai pemulung dengan pendapatannya sebesar 20 ribu rupiah per hari. Tapi, tanpa rasa sayang atau pelit, ia mau menyisihkan uang 15 ribu per harinya loh untuk biaya agar anaknya bisa sekolah. Wow, bener-bener mulia ya!



Pak Namono tinggal di sebuah rumah reyot di daerah tepi Sungai Jali di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo, Jawa Tengah. Penghasilannya yang sebesar 20 ribu per hari ini ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dirinya, istrinya dan anaknya, dan sebagian besarnya adalah untuk biaya pendidikan anaknya. Ia sangat menjunjung tinggi pendidikan, karna menurut beliau pendidikan adalah modal awal bagi anak-anaknya untuk memiliki hidup yang lebih baik daripada orangtuanya.

“Setiap pagi lima belas ribu buat sangu (uang saku) ketiga anak saya. Ada yang di SMA, SMP, dan SD. Disangoni biar rajin sekolah, yang gede sudah di Jogja kerja di pabrik roti. “, kata Pak Namono.



“Biar bagaimana sulitnya saya tetep mengutamakan pendidikan buat anak-anak saya. Saya ingin anak-anak saya jadi orang. Biar bisa hidup layak.”

Pak Namono juga menjelaskan kalau prestasi anak-anaknya di sekolah cukup memuaskan, baik di bidang akademis dan non akademis. Benar-benar berat ya perjuangan pak Namono untuk menyekolahkan ketiga anaknya! Semoga ini bisa jadi pembelajaran bagi kita-kita yang masih suka males atau bolos skolah ya!



sumber | republished by Halo Unik !




ARTIKEL TERKAIT

heyunik.blogspot.com - yang unik, emang asyik ! :)

Daftar Artikel Terbaru
Flag Counter
Home | Mobile | Facebook | Twitter | Tumblr | Pinterest