Kisah Anak Tukang Sayur Ini Bikin Kita Termotivasi!





Motivasi tinggi, mungkin itulah yang selalu ada di kehidupan Muhammad Janu, seorang anak tukang sayur. Meski masih mengenyam pendidikan, Janu yang seorang mahasiswa jurusan Pendidikan Georgrafi ini justru berhasil membuktikan bahwa anak tukang sayur juga bisa berprestasi hingga ke Belanda, Malaysia dan Australia.

Seperti dilansir brilio, Janu mengatakan, “Orangtua saya hanyalah penjual sayur di Pasar Sleman, tamat SD saja tidak. Meski begitu mereka mengajarkan kami untuk mandiri dan berpendidikan. Setiap jam 4 pagi saya dan adik saya sudah ditinggal orangtua untuk bekerja, dari situ kami belajar mandiri menyiapkan semuanya.”

Meski orangtuanya tidak tamat SD, namun mereka justru orang yang paling mendukung dirinya untuk mencapai pendidikan tinggi. Berkat itulah Janu menjadi termotivasi untuk terus dan terus berkembang dengan mengikuti berbagai kompetisi.



Kalau bicara kompetisi, sudah tak terhitung lagi berapa banyak kompetisi yang diikuti Janu. Mulai dari tingkat fakultas, universitas, nasional hingga internasional. Yang paling berkesan bagi Janu tentunya adalah berhasil menjadi salah satu partisipan dari 60 besar Young Leaders for Indonesia, mengalahkan 1.300 pendaftar lainnya.

Tema yang sering ia angkat pun kebanyakan diambil dari jurusannya sendiri yakni geografi kota dan perpustakaan. Janu mengaku sangat suka dengan hal yang berabau perpustakaan. Ia bercerita, pernah berbagi 1.000 buku dan menjadi pustakawan di desanya sendiri. Ia juga memotivasi anak-anak kecil untuk berani bercita-cita tinggi.

Begitulah pemuda Indonesia yang seharusnya!



sumber | republished by Halo Unik !




ARTIKEL TERKAIT

heyunik.blogspot.com - yang unik, emang asyik ! :)

Daftar Artikel Terbaru
Flag Counter
Home | Mobile | Facebook | Twitter | Tumblr | Pinterest