Ketika Prabowo Diserang "Hate Speech"


Daftar Artikel Terbaru Lainnya 


Publik di sosial media lagi rame dengan Surat Edaran Kapolri Nomor SE/06/X/2015 tentang ujaran kebencian atau "hate speech". Bahkan kepolisian sudah mendeteksi 180.000 akun (kebanyakan anonim) di media sosial yang diduga menyebarkan ujaran kebencian.

Pro kontra pun terjadi terkait SE "hate speech" ini. Di sosial media kebanyakan yang mendukung SE "hate speech" adalah netizen yang selama ini dikenal sebagai pendukung Jokowi. Dan kebanyakan yang menolak SE "hate speech" ini adalah netizen pendukung Prabowo, padahal dulu saat pilpres Prabowo mendapat serangan 'hate speech" yang luar biasa dan dilakukan bukan oleh akun-akun anonim, tapi oleh tokoh dan jurnalis.

Ada dua contoh "hate speech" yang heboh saat pilpres yang menyerang Prabowo.

(1) Prabowo dan tokoh-tokoh KMP disebut "Kumpulan Bajingan" (Gallery of Rogues)


Ini dilakukan pendukung Jokowi yang merupakan tokoh nasional Wimar Witoelar. Pada 15 Juni 2014, mantan Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid ini mengunggah di media sosial foto Prabowo dan para Ketua Parpol KMP dan tokoh yang lain dengan menulisnya sebagai "Gallery of Rogues. Kebangkitan Bad Guys".

(2) Prabowo dibilang si fasis, penculik, pemberang

Ini dilakukan oleh akun @ulinyusron, seorang jurnalis. Pada 28 Juni 2014, melalui akun twitternya @ulinyusron mempublikasikan foto calon presiden Prabowo Subianto dengan wajah ditempel kumis kecil ala pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler, dan berseragam khas militer Nazi dengan ban tangan bergambar swastika.

Di foto itu, Ulin Yusron memberi judul "Si fasis, penculik, pemberang #PraharaBocor".


Namun apa tanggapan Prabowo? Melalui akun twitternya Prabowo menanggapi: "Tidak apa. Mereka yang menebarkan kebencian pasti akan rugi. Insya Allah pada waktunya @ulinyusron dan rekan-rekannya akan sadar."

Baik Wimar Witoelar maupun Ulin Yusron tidak dipolisikan oleh Prabowo walau "hate speech" yang mereka lakukan sangat keterlaluan.

"Insya Allah pada waktunya @ulinyusron dan rekan-rekannya akan sadar" begitulah Prabowo.

Beliau militer tapi tidak otoriter, walau saat pilpres beliau dituduh akan menjadi pemimpin diktator.

__
Referensi:
- SEBAR FOTO PRABOWO BERDANDAN ALA HITLER, @ULINYUSRON DIKECAM
http://politik.rmol.co/read/2014/06/28/161448/Sebar-Foto-Prabowo-Berdandan-Ala-Hitler,-@ulinyusron-Dikecam-
- Usai Unggah Foto Gallery of Rogues, Wimar Tutup Akun Twitter
http://news.detik.com/berita/2613185/usai-unggah-foto-ltemgtgallery-of-roguesltemgt-wimar-tutup-akun-twitter
- Twitter @prabowo
sumber | republished by Halo Unik !




ARTIKEL TERKAIT

heyunik.blogspot.com - yang unik, emang asyik ! :)

Daftar Artikel Terbaru Lainnya 

" Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (Alquran, Surat : al-Isra ayat 36)

Back to Top